Category Archives: Sumpah-Nadzar

Ukuran “Memberi Makan” dalam Kafarat Sumpah

Ukuran “Memberi Makan” dalam Kafarat Sumpah
Pertanyaan:
Kami mengetahui bahwa kafarat sumpah adalah memberi makan tiga orang miskin. Akan tetapi berapa ukuran pemberian makan terhadap seorang miskinnya? Dan apa saja jenisnya?

 

Jawaban:

Oleh Syaikh Ibnu Jibrin Read the rest of this entry

Advertisements

Tidak Semestinya Seorang Muslim Bernadzar

Tidak Semestinya Seorang Muslim Bernadzar

Pertanyaan:
Setelah seseorang menentukan nadzar dan arahnya, apakah boleh seseorang merubahnya bila mendapatkan arah yang lebih berhak?

 

Jawaban:

Oleh Syaikh Ibnu Utsaimin Read the rest of this entry

Hukum Mengucapkan “Demi Allah” Secara Kontinyu Dan Kafarat Sumpah

Hukum Mengucapkan “Demi Allah” Secara Kontinyu Dan Kafarat Sumpah
Pertanyaan:
Dalam banyak kesempatan, saya seringkali ketika berbicara mengucapkan “Demi Allah”, Apakah hal ini dianggap sebagai sumpah? Dan bagaimana saya bisa menebusnya (membayar kafarat) bila melanggarnya?

 

Jawaban:

Oleh Syaikh Ibnu Baz Read the rest of this entry

Hukum Bersumpah Atas Nama Selain Allah

Hukum Bersumpah Atas Nama Selain Allah

Pertanyaan:
Apa hukum bersumpah atas nama selain Allah سبحانه و تعالى Padahal telah diriwayatkan dari Nabi صلی الله عليه وسلم bahwasanya beliau bersabda, “Sungguh, demi ayahnya! telah beruntunglah dia, jika dia benar (sungguh-sungguh).” (Muslim dalam kitab Al-Iman (9-11)).

 

Jawaban:

Oleh Syaikh Ibnu Utsaimin Read the rest of this entry

Hukum Banyak Bersumpah Atas Nama Allah

Hukum Banyak Bersumpah Atas Nama Allah
Pertanyaan:
Seseorang banyak bersumpah atas nama Allah Yang Mahaagung dalam banyak kondisi; pada sebagian kondisi, sumpah tersebut terucap secara spontan namun dia tidak dalam kondisi benar (jujur) dan pada sebagian kondisi yang lain, dia bersumpah dalam kondisi benar. Apakah wajib membayar kafarat dalam kedua kondisi ini?

 

Jawaban:

Oleh Syaikh Shalih Al-Fauzan Read the rest of this entry

Bersumpah Atas Nama Nabi

Bersumpah Atas Nama Nabi

Pertanyaan:
Sebagian orang sudah terbiasa bersumpah atas nama Nabi صلی الله عليه وسلم dan seakan sudah menjadi kebiasaan bagi mereka namun mereka sama sekali tidak menjadikannya sebagai suatu keyakinan. Apa hukumnya?

 

Jawaban:

Oleh Syaikh Ibnu Baz Read the rest of this entry

Beberapa Pertanyaan Seputar Kafarat Sumpah dan Persaksian

Beberapa Pertanyaan Seputar Kafarat Sumpah dan Persaksian

Pertanyaan:
– Jika saya tidak mendapatkan sepuluh orang miskin di ne-geri di mana saya tinggal, apakah boleh memberikannya kepada seorang saja seukuran memberi makan sepuluh orang yang ber-hak menerima kafarat? – Dengan apa kafarat diukur- Dalam artian, apakah boleh membayar kafarat dengan beras karena ia merupakan makanan pokok negeri kami? Dan bila harta (uang) lebih banyak berguna bagi seorang miskin, apakah boleh menyedekahkan harga kafarat sebagai ganti barangnya? Berapa Riyalkah per orangnya diberikan? – Bila ada seorang ibu yang banyak bersumpah terhadap anak-anaknya agar mereka mau melakukan tugas dan biasanya anak-anak tersebut melanggar perintahnya sehingga otamatis dia (sang ibu) melanggar sumpahnya tersebut, apakah dia wajib membayar kafarat? Ataukah sumpahnya itu dianggap tidak ada/berlaku (al-Laghw)? – Terjadi perselisihan pendapat antara seorang temanku sesama wanita dan seorang ibu guru. Temanku yang murid ini ber-bicara dengan si ibu guru dengan suara keras tanpa seizinnya. Lalu ibu guru ini memintaku bersaksi kontra temanku itu namun aku justru bersaksi untuknya (pro/berpihak kepadanya). Aku katakan bahwa dia telah meminta izinnya padahal aku tahu bahwa dia tidak pernah meminta izin kepadanya. Hal ini aku lakukan karena rasa grogiku di hadapan direktur (wanita) dan kekhawatiranku atas (sanksi yang akan dikenakan terhadap) temanku itu. Setelah itu, aku sangat menyesali perbuatanku tersebut dan aku ingin meminta maaf kepada si ibu guru akan tetapi dia keburu meninggalkan Kerajaan Arab Saudi; apakah tindakan yang harus aku lakukan?

 

 

Jawaban:

Oleh Syaikh Ibnu Jibrin Read the rest of this entry