Hukum Banyak Bersumpah Atas Nama Allah

Hukum Banyak Bersumpah Atas Nama Allah
Pertanyaan:
Seseorang banyak bersumpah atas nama Allah Yang Mahaagung dalam banyak kondisi; pada sebagian kondisi, sumpah tersebut terucap secara spontan namun dia tidak dalam kondisi benar (jujur) dan pada sebagian kondisi yang lain, dia bersumpah dalam kondisi benar. Apakah wajib membayar kafarat dalam kedua kondisi ini?

 

Jawaban:

Oleh Syaikh Shalih Al-Fauzan

Sumpah atas nama Allah wajib dihormati dan diagungkan dan janganlah seorang muslim bersumpah kecuali dia dalam kondisi benar serta janganlah dia bersumpah kecuali dipaksa oleh keadaan (ada keperluan). Banyak bersumpah menunjukkan sikap menyepelekan sumpah tersebut, padahal Allah berfirman,

“Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina.” (Al-Qalam:10).Dan sumpah yang wajib bagi pelakunya membayar kafarat adalah sumpah yang memang dimaksudkan padanya untuk melakukan suatu hal yang akan datang dan memungkinkan sebagaimana firman Allah سبحانه و تعالى,

“Tetapi Dia menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpah yang disengaja, maka kaffarat (melanggar) sumpah itu, ialah memberi makan sepuluh orang miskin. “ (Al-Ma’idah:89).

Rujukan:
Kitab ad-Da’wah, Vol.7, Dari fatwa Syaikh Shalih al-Fauzan, (II:89).
Disalin dari buku Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 2, penerbit Darul Haq.

Kategori: Sumpah – Nadzar
Sumber: http://fatwa-ulama.com

Dibuat oleh SalafiDB http://salafidb.googlepages.com

About hang puriah

Alhamdulillah Segala Puji hanya milik Allah Azza Wajalla yang telah melimpahkan nikmatNya [ Nikmat Iman, Islam, dan As-Sunnah ] | Shalawat dan salam tercurah kepada Nabi Sholaulah 'alaihi Wasalam | Allahumma Sholi'ala Muhammad waalaali muhammad | dan Mereka-Mereka [ salaf dan khalaf ] yang menggadaikan hidupnya untuk mempelajari memahami agama yang Haq ini sehingga kita di akhir zaman ini mendapatkan cahaya-cahaya islam | Biiznilaah | Semoga Allah Azzawalla merahmati mereka semua | Dan Seindah-indah nikmat adalah nikmat hidup dan mati di atas As-Sunnah | Karena inilah jalannya yang tertunjuki yang dibawa Nabi Sholaulah 'alaihi Wasalam | mari kita mengikuti mereka selangkah demi selangkah | Walaupun kita (khusus lebih khusus) tidak berilmu, dan tidak akan sanggup beramal (istiqomah) seperti mereka, waallahu waliyy at-taufig

Posted on April 22, 2013, in Sumpah-Nadzar. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: