Mencium Al-Qur’an

Mencium Al-Qur’an
Pertanyaan:
Saya melihat ada orang yang mencium Al-Qur’an seperti mencium sesama manusia, sebelumnya saya belum pernah melihat atau mendengar hal ini.

 

Jawaban:

Oleh Lajnah Daimah

Kami tidak mengetahui adanya sumber mencium Al-Qur’an.

Hanya Allah-lah yang kuasa memberi petunjuk. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

Pertanyaan:
Apa hukum mencium Al-Qur’an?

Jawaban:
Alhamdulillah wahdah, segala puji hanya milik Allah semata. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada RasulNya, keluarga dan para sahabatnya.

Kami tidak mengetahui adanya dalil yang mensyari’atkan untuk mencium Al-Qur’anul karim, karena Al-Qur’an itu diturunkan untuk dibaca, dihayati, diagungkan dan diamalkan.

Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

Pertanyaan:
Kami perhatikan ada sebagian orang yang ketika membaca Al-Qur’an, mereka menciumnya dan mengusapkannya pada mata dan wajahnya. Apakah ini ada tuntunannya dalam syari’at? Kami mohon penjelasan.

Jawaban:
Kami tidak mengetahui adanya sumber perbuatan itu di dalam syari’at yang suci.

Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

Rujukan:
Majalah Al-Buhuts Al-Islamiyyah (45), Lajnah Da’imah, hal. 96-97.
Disalin dari buku Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 2, penerbit Darul Haq.

Kategori: bid’ah
Sumber: http://fatwa-ulama.com

Dibuat oleh SalafiDB http://salafidb.googlepages.com

About hang puriah

Alhamdulillah Segala Puji hanya milik Allah Azza Wajalla yang telah melimpahkan nikmatNya [ Nikmat Iman, Islam, dan As-Sunnah ] | Shalawat dan salam tercurah kepada Nabi Sholaulah 'alaihi Wasalam | Allahumma Sholi'ala Muhammad waalaali muhammad | dan Mereka-Mereka [ salaf dan khalaf ] yang menggadaikan hidupnya untuk mempelajari memahami agama yang Haq ini sehingga kita di akhir zaman ini mendapatkan cahaya-cahaya islam | Biiznilaah | Semoga Allah Azzawalla merahmati mereka semua | Dan Seindah-indah nikmat adalah nikmat hidup dan mati di atas As-Sunnah | Karena inilah jalannya yang tertunjuki yang dibawa Nabi Sholaulah 'alaihi Wasalam | mari kita mengikuti mereka selangkah demi selangkah | Walaupun kita (khusus lebih khusus) tidak berilmu, dan tidak akan sanggup beramal (istiqomah) seperti mereka, waallahu waliyy at-taufig

Posted on April 27, 2013, in Aqidah. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: