Nyata Bahwa Nabi Pernah Disihir

Nyata Bahwa Nabi Pernah Disihir
Pertanyaan:
Apakah benar bahwa Nabi صلی الله عليه وسلم pernah disihir?

 

Jawaban:

Oleh Syaikh Ibnu Utsaimin

Ya, termaktub dalam ash-Shahihain dan selainnya bahwa Nabi صلی الله عليه وسلم pernah disihir. Tetapi tidak berpengaruh terhadap beliau dari aspek syariat atau wahyu. Tetapi pengaruhnya hanya sebatas imajinasi bahwa beliau seolah-olah melakukan sesuatu, padahal tidak melakukannya. Sihir ini dilakukan oleh seorang Yahudi yang bernama Labid bin al-A’sham.[1] Tetapi Allah menyelamatkan beliau darinya sehingga turunlah wahyu kepada beliau mengenai hal itu, dan melindunginya dengan al-Mu’awwidzatain.[2] Sihir ini tidak berpengaruh pada maqam kenabiannya, karena tidak mempengaruhi perangai Nabi صلی الله عليه وسلم mengenai apa yang ber-talian dengan wahyu dan ibadah.

Sebagian orang mengingkari bila Nabi صلی الله عليه وسلم pernah disihir, dengan argumen bahwa pendapat ini berkonsekuensi untuk mempercayai kaum zhalim yang mengatakan,

“Kamu sekalian tidak lain hanyalah mengikuti seorang lelaki yang kena sihir.” (Al-Furqan: 8).

Tapi ini, tidak diragukan lagi, tidak berkonsekuensi untuk menyepakati kaum yang zhalim tersebut mengenai apa yang mereka sifatkan kepada Nabi صلی الله عليه وسلم. Karena mereka menuduh bahwa Rasul صلی الله عليه وسلم terkena sihir dalam apa yang beliau ucapkan berupa wahyu, dan bahwa apa yang beliau bawa adalah igauan seperti igauan orang yang terkena sihir. Adapun sihir yang menimpa Rasul صلی الله عليه وسلم maka tidak berpengaruh sedikit pun terhadap beliau dalam hal wahyu dan peribadatan. Kita tidak boleh mendustakan berita-berita shahih, hanya karena pemahaman buruk orang yang memahaminya.

Footnote:
[1] Hadits tentang disihirnya Nabi صلی الله عليه وسلم dikeluarkan oleh al-Bukhari, no. 6391, kitab ad-Du’a’; ia keluarkan juga dalam kitab ath-Thibb, Bad’ al-Khalq dan al-Adab; dan Muslim, no. 2189, kitab as-Salam.
[2] HR. Al-Bukhari, no. 5735, kitab ath-Thibb; Muslim, no. 2192, kitab as-Salam.

Rujukan:
Al-Majmu’ ats-Tsamin min Fatawa asy-Syaikh Ibn Utsaimin, jilid 2, hal. 134-135.
Disalin dari buku Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 3, penerbit Darul Haq.

Kategori: Sihir
Sumber: http://fatwa-ulama.com

Dibuat oleh SalafiDB http://salafidb.googlepages.com

About hang puriah

Alhamdulillah Segala Puji hanya milik Allah Azza Wajalla yang telah melimpahkan nikmatNya [ Nikmat Iman, Islam, dan As-Sunnah ] | Shalawat dan salam tercurah kepada Nabi Sholaulah 'alaihi Wasalam | Allahumma Sholi'ala Muhammad waalaali muhammad | dan Mereka-Mereka [ salaf dan khalaf ] yang menggadaikan hidupnya untuk mempelajari memahami agama yang Haq ini sehingga kita di akhir zaman ini mendapatkan cahaya-cahaya islam | Biiznilaah | Semoga Allah Azzawalla merahmati mereka semua | Dan Seindah-indah nikmat adalah nikmat hidup dan mati di atas As-Sunnah | Karena inilah jalannya yang tertunjuki yang dibawa Nabi Sholaulah 'alaihi Wasalam | mari kita mengikuti mereka selangkah demi selangkah | Walaupun kita (khusus lebih khusus) tidak berilmu, dan tidak akan sanggup beramal (istiqomah) seperti mereka, waallahu waliyy at-taufig

Posted on April 21, 2013, in Sihir. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: