Hukum Orang yang Bertanya Kepada Peramal Tanpa Sepengetahuannya Bahwa Ia Peramal

Hukum Orang yang Bertanya Kepada Peramal Tanpa Sepengetahuannya Bahwa Ia Peramal
Pertanyaan:
Disebutkan dalam hadits dari Nabi صلی الله عليه وسلم, Barangsiapa mendatangi peramal lalu menanyakan kepadanya tentang sesuatu, maka tidak diterima shalatnya selama 40 hari.” (HR. Muslim). Apakah ini mencakup siapa saja yang bertanya kepadanya, tanpa sepengetahuannya bahwa ia adalah peramal?

 

Jawaban:

Oleh Syaikh Ibnu Jibrin

Jika ia bertanya kepadanya, sedangkan ia tidak mengetahui bahwa yang ditanya tersebut adalah seorang peramal, maka tidak termasuk dalam lungkup hadits tersebut. Tetapi jika ia bertanya kepadanya tentang sesuatu dari perkara-perkara ghaib yang hanya diketahui oleh Allah, seperti tempat sihir, tentang penyihir, tentang apa yang dicuri dan pencuri, tempat binatang tersesat dan sejenisnya, maka itu berarti ia berkeyakinan bahwa ia mengetahui perkara ghaib. Jadi, ini menunjukkan bahwa ia tahu bahwa dia itu penyihir, dukun atau peramal. Maka, ia masuk dalam cakupan hadits itu dan dalam cakupan ancaman tersebut.

Adapun jika ia bertanya kepadanya dengan dugaan boleh bertanya kepadanya dan tidak tahu bahwa itu haram, maka ini dimaafkan karena kebodohonnya. Demikian pula orang yang tidak tahu bahwa ia dukun lalu bertanya kepadanya tentang suatu perkara biasa, seperti di mana rumah si fulan, berapa harga suatu barang dagangan dan siapa pemilik rumah, maka ini tidak masuk dalam kategori ancaman itu. Wallahu a’lam.

Rujukan:
Fatwa asy-Syaikh Abdullah al-Jibrin yang ditandatanganinya.
Disalin dari buku Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 3, penerbit Darul Haq.

Kategori: Sihir
Sumber: http://fatwa-ulama.com

Dibuat oleh SalafiDB http://salafidb.googlepages.com

About hang puriah

Alhamdulillah Segala Puji hanya milik Allah Azza Wajalla yang telah melimpahkan nikmatNya [ Nikmat Iman, Islam, dan As-Sunnah ] | Shalawat dan salam tercurah kepada Nabi Sholaulah 'alaihi Wasalam | Allahumma Sholi'ala Muhammad waalaali muhammad | dan Mereka-Mereka [ salaf dan khalaf ] yang menggadaikan hidupnya untuk mempelajari memahami agama yang Haq ini sehingga kita di akhir zaman ini mendapatkan cahaya-cahaya islam | Biiznilaah | Semoga Allah Azzawalla merahmati mereka semua | Dan Seindah-indah nikmat adalah nikmat hidup dan mati di atas As-Sunnah | Karena inilah jalannya yang tertunjuki yang dibawa Nabi Sholaulah 'alaihi Wasalam | mari kita mengikuti mereka selangkah demi selangkah | Walaupun kita (khusus lebih khusus) tidak berilmu, dan tidak akan sanggup beramal (istiqomah) seperti mereka, waallahu waliyy at-taufig

Posted on April 21, 2013, in Sihir. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: