Cara Mengerjakan Shalat Jika Malam atau Siang Lebih Panjang

Cara Mengerjakan Shalat Jika Malam atau Siang Lebih Panjang

Pertanyaan:
Terkadang dijumpai di sebagian daerah waktu malam atau waktu siang terasa agak terlalu panjang. Dan terkadang terasa pendek sekali sampai-sampai tidak ada kesempatan (waktu) untuk menunaikan shalat lima waktu. Lalu bagaimana cara menunaikan shalat lima waktu bagi penduduk setempat.

 

Jawaban:

Oleh Syaikh Ibnu Baz

Apabila di suatu negeri (daerah) waktu malam terasa lebih panjang daripada waktu siang, atau sebaliknya waktu siang terasa lebih panjang daripada waktu malam. Sehingga kita tidak bisa lagi melihat zawal (tergelincirkan matahari) dan tidak pula dapat melihat ghurub (terbenamnya matahari). Maka, dalam keadaan seperti itu cara mengerjakan shalat bagi penduduk setempat cukup dengan memperkirakan waktu-waktu shalat.

Hal ini sebagaimana ditegaskan oleh Nabi صلی الله عليه وسلم, yang diriwayatkan oleh Muslim dari Nuwwas bin Sam’an perihal hari dimana pada saat itu Dajjal akan muncul ke muka bumi. Pada saat itu sehari nilainya sama dengan setahun. Mendengar sabda Nabi yang demikian itu, lalu para sahabat bertanya kepada beliau. Jawab Nabi, “Perkirakanlah hari itu dengan sebaik-baiknya.” Keputusan beliau itu pun berlaku pada hari kedua (munculnya Dajjal), yaitu sehari nilainya sama dengan sebulan. Dan begitu tiba hari yang ketiga, maka sehari nilainya sama dengan seminggu.

Adapun di daerah (negeri) yang malamnya terasa lebih pendek daripada siangnya. Atau sebaliknya waktu siang lebih pendek daripada waktu malam. Maka, dalam hal ini hukumnya jelas. Yaitu mereka melaksanakan shalat lima waktu seperti pada hari-hari biasa. Sekalipun waktu malam atau siang terlihat pendek sekali. Hal ini berdasarkan keumuman dalil-dalil (baik dari Al-Qur’an maupun hadits). Wallaah waliyyut taufiq.

Sumber:
Fatwa-Fatwa Syaikh Bin Baz Mengenai Shalat 13/125, pustaka Al Kautsar.

Kategori: Shalat
Sumber: http://fatwa-ulama.com

Dibuat oleh SalafiDB http://salafidb.googlepages.com

About hang puriah

Alhamdulillah Segala Puji hanya milik Allah Azza Wajalla yang telah melimpahkan nikmatNya [ Nikmat Iman, Islam, dan As-Sunnah ] | Shalawat dan salam tercurah kepada Nabi Sholaulah 'alaihi Wasalam | Allahumma Sholi'ala Muhammad waalaali muhammad | dan Mereka-Mereka [ salaf dan khalaf ] yang menggadaikan hidupnya untuk mempelajari memahami agama yang Haq ini sehingga kita di akhir zaman ini mendapatkan cahaya-cahaya islam | Biiznilaah | Semoga Allah Azzawalla merahmati mereka semua | Dan Seindah-indah nikmat adalah nikmat hidup dan mati di atas As-Sunnah | Karena inilah jalannya yang tertunjuki yang dibawa Nabi Sholaulah 'alaihi Wasalam | mari kita mengikuti mereka selangkah demi selangkah | Walaupun kita (khusus lebih khusus) tidak berilmu, dan tidak akan sanggup beramal (istiqomah) seperti mereka, waallahu waliyy at-taufig

Posted on April 17, 2013, in Sholat. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: