Melihat Wanita Tanpa Sepengetahuannya

Melihat Wanita Tanpa Sepengetahuannya

Pertanyaan:
Apakah diperkenankan memandang wanita yang ingin dinikahi dengan tanpa sepengetahuan keluarganya. Misalnya wanita tersebut berada di rumah salah seorang seorang kerabatku, lalu aku melihatnya tanpa ia ketahui juga oleh keluarganya, aku sudah bertekad untuk meminangnya. Namun aku belum meminangnya, baru mendapat persetujuan darinya dan ibunya. Sebelum aku melamarnya secara resmi, aku sudah melakukan shalat istikharah. Apakah nazhar sebagaimana di atas diperkenankan?

 

Jawaban:

Oleh Syaikh Ibnu Utsaimin
Nazhar (melihat) seperti ini boleh karena jika orang sudah bertekad untuk meminang seorang wanita dan ia memiliki keyakinan kuat bahwa lamarannya akan disambut secara positif maka orang itu boleh memandang wanita tersebut bahkan dianjurkan.

Hal ini boleh dilakukan dengan catatan tidak mengandung undur berdua-duaan dan pelamar merasa aman dari timbulnya kemungkinan-kemungkinan godaan syahwat. Jika kedua syarat ini sudah terpenuhi maka ia boleh memandang bagian tubuh wanita itu yang bisa memberinya motivasi untuk menikahinya, seperti wajah, tangan, dua telapak tangan, dan dua telapak kaki. Hal ini tidak ada apa-apa, bahkan disyariatkan karena hal ini memiliki potensi yang sangat besar untuk melanggengkan pernikahan dalam arti hal tersebut menjadi sebab timbulnya satu hati dan satu rasa.

Sumber:
Diambil dari Buku Kepada Pasangan Suami-Istri, penerbit Media Hidayah.

Kategori: Pernikahan
Sumber: http://fatwa-ulama.com

Dibuat oleh SalafiDB http://salafidb.googlepages.com

About hang puriah

Alhamdulillah Segala Puji hanya milik Allah Azza Wajalla yang telah melimpahkan nikmatNya [ Nikmat Iman, Islam, dan As-Sunnah ] | Shalawat dan salam tercurah kepada Nabi Sholaulah 'alaihi Wasalam | Allahumma Sholi'ala Muhammad waalaali muhammad | dan Mereka-Mereka [ salaf dan khalaf ] yang menggadaikan hidupnya untuk mempelajari memahami agama yang Haq ini sehingga kita di akhir zaman ini mendapatkan cahaya-cahaya islam | Biiznilaah | Semoga Allah Azzawalla merahmati mereka semua | Dan Seindah-indah nikmat adalah nikmat hidup dan mati di atas As-Sunnah | Karena inilah jalannya yang tertunjuki yang dibawa Nabi Sholaulah 'alaihi Wasalam | mari kita mengikuti mereka selangkah demi selangkah | Walaupun kita (khusus lebih khusus) tidak berilmu, dan tidak akan sanggup beramal (istiqomah) seperti mereka, waallahu waliyy at-taufig

Posted on April 14, 2013, in Pernikahan. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: