Wanita Berbicara Lama dengan Pedagang

Wanita Berbicara Lama dengan Pedagang
Pertanyaan:
Ada sebagian wanita yang berbicara panjang lebar dengan penjual padahal tidak dibutuhkan, bagaimana hukumnya?
Jawaban:

Oleh Dr. Shalih Al-Wunayyan

Hendaknya wanita tidak menambah pembicaraan yang tidak perlu dengan kaum laki-laki (yang bukan mahramnya), karena pembicaraan tambahan ini bisa menjadi penyebab bangkitnya fitnah yang sedang tidur. Sebab, suara wanita itu sendiri bisa me-nimbulkan fitnah, bahkan di tempat-tempat ibadah sekalipun. Karena itu, ditetapkan oleh syari’at, bila imam lupa, wanita mengingatkannya dengan menepukkan tangan, bukan dengan suaranya. Begitu juga dalam membaca talbiyah, wanita disyari’atkan membacanya dengan suara pelan agar tidak didengar oleh kaum laki-laki. Demikian juga bacaan Al-Qur’an. Itu dalam hal yang berkaitan dengan ibadah, maka lebih-lebih lagi di pasar-pasar yang merupakan tempat paling buruk.

Demikian itu karena berlama-lamaan bicara termasuk tunduk dalam berbicara yang telah dilarang bagi wanita, sebagaimana firman Allah سبحانه و تعالى,
“Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkei-nginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya.” (Al-Ahzab: 32)

Maka hendaknya para pedagang tidak menjadi penyebab berpanjang lebarnya wanita dalam berbicara. Jika seorang peda-gang melihat seorang wanita berpanjang lebar bicara, hendaklah ia mengingkarinya atau tidak meladeninya. Allah سبحانه و تعالى telah ber-firman,
“Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rizki dari arah yang tidada disangka-sangkanya.” (Ath-Thalaq: 2-3)

Rujukan:
Fatawa Mu’ashirah, Syaikh Dr. Shalih Al-Wunayyan (1/40-41). Disalin dari buku Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 2, penerbit Darul Haq.

Kategori: Khusus Wanita
Sumber: http://fatwa-ulama.com

Dibuat oleh SalafiDB http://salafidb.googlepages.com

About hang puriah

Alhamdulillah Segala Puji hanya milik Allah Azza Wajalla yang telah melimpahkan nikmatNya [ Nikmat Iman, Islam, dan As-Sunnah ] | Shalawat dan salam tercurah kepada Nabi Sholaulah 'alaihi Wasalam | Allahumma Sholi'ala Muhammad waalaali muhammad | dan Mereka-Mereka [ salaf dan khalaf ] yang menggadaikan hidupnya untuk mempelajari memahami agama yang Haq ini sehingga kita di akhir zaman ini mendapatkan cahaya-cahaya islam | Biiznilaah | Semoga Allah Azzawalla merahmati mereka semua | Dan Seindah-indah nikmat adalah nikmat hidup dan mati di atas As-Sunnah | Karena inilah jalannya yang tertunjuki yang dibawa Nabi Sholaulah 'alaihi Wasalam | mari kita mengikuti mereka selangkah demi selangkah | Walaupun kita (khusus lebih khusus) tidak berilmu, dan tidak akan sanggup beramal (istiqomah) seperti mereka, waallahu waliyy at-taufig

Posted on April 7, 2013, in Khusus Wanita. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: