Larangan Wanita Naik Pesawat Tanpa Mahram

Larangan Wanita Naik Pesawat Tanpa Mahram
Pertanyaan:
Bolehkah wanita bepergian dengan menggunakan pesawat tanpa disertai mahram jika itu aman?

Jawaban:

Oleh Syaikh Ibnu Utsaimin

Nabi صلی الله عليه وسلم telah bersabda,

لاَ تُسَافِرُ الْمَرْأَةُ إِلاَّ مَعَ ذِيْ مَحْرَمٍ

“Wanita tidak boleh bepergian jauh (safar) kecuali bersama mah-ramnya.”

Beliau mengucapkan ini di atas mimbar pada saat haji, lalu seorang laki-laki berdiri dan berkata, “Wahai Rasulullah, isteriku pergi haji sementara aku tercantum sebagai peserta perang anu dan anu.” Mendengar itu Nabi صلی الله عليه وسلم pun berkata,

اِنْطَلِقْ فَحُجَّ مَعَ امْرَأَتِكَ

“Berangkatlah engkau dan berhajilah bersama isterimu.”

Nabi صلی الله عليه وسلم menyuruhnya untuk meninggalkan perang lalu pergi haji menyertai isterinya. Saat itu beliau tidak mengatakan kepada laki-laki tersebut, “Apakah isterimu aman?” atau “Apakah ia bersama wanita-wanita lain?” atau “Apa ia bersama para tetang-ganya?” Hal ini menunjukkan umumnya larangan bepergian bagi wanita tanpa disertai mahram. Sementara bahaya itu bisa terjadi di mana saja, bahkan di pesawat sekalipun. Karena itu, hendaknya kita semua mengikuti ketetapan ini.

Laki-laki itu, yang isterinya hendak bepergian dengan pesawat, kapan ia kembali setelah mengantarkannya ke bandara? Ia akan kembali saat isterinya sedang menunggu pesawat, wanita itu akan berada di ruang tunggu tanpa mahramnya. Anggaplah laki-laki itu masuk ke ruang tunggu menyertai isterinya sampai si isteri naik pesawat, lalu pesawat pun tinggal landas. Apakah tidak mungkin bila pesawat itu kembali lagi di tengah perjalanannya? Ini kenyataan, bisa saja pesawat itu kembali lagi karena gangguan teknis atau karena kondisi cuaca. Anggaplah pesawat itu pener-bangannya lancar dan sampai di kota yang dituju si wanita, namun kondisi bandara yang dituju itu sangat sibuk atau kondisi cuaca di sekitarnya sedang buruk sehingga tidak bisa digunakan untuk landing, lalu pesawat itu terbang ke bandara lainnya.

Ini mungkin saja terjadi .. Anggaplah pesawat itu terbang tepat waktu dan landing juga tepat pada waktu yang direncanakan, tapi mahram-nya si wanita yang akan menjemputnya belum tiba di tempat karena suatu sebab .. Anggaplah hal ini tidak terjadi, si penjemput itu sudah datang pada waktu yang direncanakan. Masih ada ba-haya lain yang mungkin terjadi. Siapa yang duduk di samping wanita itu? Tidak mesti wanita. Bisa saja laki-laki, dan bisa saja itu laki-laki yang tidak menghormati hamba-hamba Allah, ia terse-nyum kepada si wanita itu, mengajaknya ngobrol, mencandainya, meminta nomor teleponnya dan memberikan nomor teleponnya. Bukankah semua ini bisa terjadi? Siapa yang menjamin selamat dari bahaya-bahaya tersebut?

Karena itu, anda temukan hikmah yang sangat besar dalam larangan Rasulullah صلی الله عليه وسلم tersebut yang melarang bepergiannya wanita tanpa disertai mahramnya yang beliau sampaikan tanpa rincian dan ikatan.

Mungkin anda akan mengatakan, bahwa Rasulullah صلی الله عليه وسلم tidak mengetahui yang ghaib, dan beliau pun tidak mengenal pesawat. Baik, sekarang kita arahkan perkataan beliau mengenai perjalanan dengan mengendarai unta, bukan dengan pesawat. Berarti, wanita tidak boleh bepergian dengan mengendarai unta tanpa disertai mahramnya, karena Rasulullah صلی الله عليه وسلم tidak mengetahui pesawat yang bisa menempuh perjalanan dari Thaif ke Riyadh hanya dalam waktu satu seperempat jam, padahal bila ditempuh dengan mengendarai unta bisa sebulan penuh.

Jawabannya:
Walaupun Rasulullah صلی الله عليه وسلم tidak mengetahui, tapi Rabb beliau mengetahui, sebagaimana firman-Nya,
“Dan Kami turunkan kepadamu Al-Kitab (Al-Qur’an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang berserah diri.” (An-Nahl: 89)

Karena itu, saya peringatkan saudara-saudara sekalian terhadap fenomena berbahaya ini, yaitu meremehkan bepergiannya wanita tanpa mahram. Saya juga memperingatkan khulwahnya wanita dengan supir di dalam mobil, walaupun perjalanannya masih di dalam negeri (atau di dalam kota), karena masalah ini sangat berbahaya. Lain dari itu, saya juga memperingatkan tentang khulwahnya kerabat seseorang dengan isterinya di dalam rumah, karena ketika Nabi صلی الله عليه وسلم bersabda,

إِيَّاكُمْ وَالدُّخُوْلَ عَلَى النِّسَاءِ. فَقَالَ رَجُلٌ مِنَ اْلأَنْصَارِ: يَا رَسُوْلَ اللهِ أَفَرَأَيْتَ الْحَمْوَ. قَالَ: الْحَمْوُ الْمَوْتُ

“Janganlah kalian masuk ke tempat wanita” lalu seorang laki-laki Anshar bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana kalau saudara ipar?” beliau menjawab, “Saudara ipar adalah maut.” Maksudnya, harus lebih berhati-hati lagi.

Anehnya, ada sebagian ulama ‘semoga Allah memaafkan mereka’ yang menafsiri (Saudara ipar adalah maut) bahwa ipar itu mesti datang kepada isteri saudaranya, sebagaimana kematian itu pasti datang.

Rujukan:
Fatawa Syaikh Ibnu Utsaimin, juz 2, hal. 852-853. Disalin dari buku Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 3, penerbit Darul Haq.

Kategori: Khusus Wanita
Sumber: http://fatwa-ulama.com

Dibuat oleh SalafiDB http://salafidb.googlepages.com

About hang puriah

Alhamdulillah Segala Puji hanya milik Allah Azza Wajalla yang telah melimpahkan nikmatNya [ Nikmat Iman, Islam, dan As-Sunnah ] | Shalawat dan salam tercurah kepada Nabi Sholaulah 'alaihi Wasalam | Allahumma Sholi'ala Muhammad waalaali muhammad | dan Mereka-Mereka [ salaf dan khalaf ] yang menggadaikan hidupnya untuk mempelajari memahami agama yang Haq ini sehingga kita di akhir zaman ini mendapatkan cahaya-cahaya islam | Biiznilaah | Semoga Allah Azzawalla merahmati mereka semua | Dan Seindah-indah nikmat adalah nikmat hidup dan mati di atas As-Sunnah | Karena inilah jalannya yang tertunjuki yang dibawa Nabi Sholaulah 'alaihi Wasalam | mari kita mengikuti mereka selangkah demi selangkah | Walaupun kita (khusus lebih khusus) tidak berilmu, dan tidak akan sanggup beramal (istiqomah) seperti mereka, waallahu waliyy at-taufig

Posted on April 7, 2013, in Khusus Wanita. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: