Bolehkah Menggunakan Wig (Rambut Palsu)?

Bolehkah Menggunakan Wig (Rambut Palsu)?

Pertanyaan:
Bolehkah seorang wanita memakai wig (rambut palsu) untuk mempercantik dirinya atau untuk menyenangkan suaminya? Apakah ini termasuk di dalam larangan menyambung rambut dengan rambut yg lain?

 

Jawaban:

Oleh Syaikh Ibnu Utsaimin
Memakai wig adalah dilarang dan termasuk dalam kategori menyambung rambut dengan rambut yg lain. Meskipun pada dasarnya (memakai wig) tidak terlihat seperti itu (menyambung rambut), akan tetapi ia menyebabkan rambut sang wanita terlihat lebih panjang dari aslinya dan bisa dikategorikan dalam menyambung rambut. Rasulullah صلی الله عليه وسلم melaknat orang yang menyambungkan rambut seseorang dan orang yang meminta rambutnya disambung.

Meskipun demikian, apabila wanita itu tidak memiliki sehelai rambut pun di kepalanya, misalnya botak, maka ia boleh menggunakan wig untuk menutupi kecacatan tersebut karena menutupi cacat seperti itu diperbolehkan. Sebagai contoh, Rasulullah صلی الله عليه وسلم mengizinkan seorang laki-laki yang hidungnya terpotong saat perang untuk memakai hidung palsu yg terbuat dari emas. Kasus-kasus semacam ini fleksible, seperti ada pula pertanyaan tentang dibolehkannya operasi plastik untuk ‘membetulkan” hidung yang terlalu kecil, dan sebagainya.

Perlu diperhatikan bahwa mempercantik diri tidak sama dengan menutupi cacat/cela. Kalau sesuatu itu dilakukan untuk menutup cacat, maka tidak apa-apa. Akan tetapi, jika tujuannya bukan untuk menutupi cacat, misalnya memakai tato atau mencukur alis, maka yang seperti ini dilarang. Adapun memakai wig, meskipun si istri mendapat izin dari suaminya, tetap dilarang, karena termasuk hal-hal yang dilarang oleh Allah.

Sumber:
http://fatwa-online.com/fataawa/womensissues/beautification/bea001/0000206_38.htm/span

Kategori: Khusus Wanita
Sumber: http://fatwa-ulama.com

Dibuat oleh SalafiDB http://salafidb.googlepages.com

About hang puriah

Alhamdulillah Segala Puji hanya milik Allah Azza Wajalla yang telah melimpahkan nikmatNya [ Nikmat Iman, Islam, dan As-Sunnah ] | Shalawat dan salam tercurah kepada Nabi Sholaulah 'alaihi Wasalam | Allahumma Sholi'ala Muhammad waalaali muhammad | dan Mereka-Mereka [ salaf dan khalaf ] yang menggadaikan hidupnya untuk mempelajari memahami agama yang Haq ini sehingga kita di akhir zaman ini mendapatkan cahaya-cahaya islam | Biiznilaah | Semoga Allah Azzawalla merahmati mereka semua | Dan Seindah-indah nikmat adalah nikmat hidup dan mati di atas As-Sunnah | Karena inilah jalannya yang tertunjuki yang dibawa Nabi Sholaulah 'alaihi Wasalam | mari kita mengikuti mereka selangkah demi selangkah | Walaupun kita (khusus lebih khusus) tidak berilmu, dan tidak akan sanggup beramal (istiqomah) seperti mereka, waallahu waliyy at-taufig

Posted on April 7, 2013, in Khusus Wanita. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: