Bagaimana Ruqyah yang Syari’

Bagaimana Ruqyah yang Syari’
Pertanyaan:
Bagaimana ruqyah-ruqyah syariyah yang berasal dari Nabi?

Jawaban:

Oleh  Syaikh Ibnu JIbrin

Diriwayatkan bahwa Rasulullah صلی الله عليه وسلم ketika ingin tidur, beliau menggabungkan kedua tangannya, meludah sedikit pada keduanya, membaca ayat Kursi, Mu’awwidzatain, al-Kafirun, al-Ikhlash tiga kali, kemudian beliau mengusap bagian depan tubuhnya dengan keduanya, mulai wajahnya, lehernya, dadanya, perutnya, dan kedua kakinya.

Ketika beliau sakit, Aisyah yang membacakannya, meludah sedikit, dan mengusap dengan kedua tangan beliau karena mengharapkan berkahnya.
Dan diriwayatkan bahwa sebagian sahabat meruqyah orang yang digigit (binatang berbisa) dengan surah al-Fatihah, lalu sembuh. Nabi صلی الله عليه وسلم bersabda, “Tahukah Anda bahwa al-Fatihah adalah ruqyah.” (HR. Al-Bukhari, kitab ath-Thibb (5749), dan Muslim kitab as-Salam (2201)). Dan beliau juga memohon perlindungan dan membaca,

أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ اْلجَانِّ وَمِنْ عَيْنِ اْلإِنْسَانِ

“Aku berlindung kepada Allah dari jin, dari ‘ain manusia.” (HR. At-Tirmidzi kitab ath-Thibb (2058, Ibnu Majah, kitab ath-Thibb (3511), dan at-Tirmidzi berkata, ‘Hasan Gharib.’)

Kemudian beliau memakai (membaca) Mu’awwidzatain dan beliau meruqyah dengan doanya,

بِاسْمِ اللهِ أَرْقِيْكَ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ يُؤْذِيْكَ مِنْ شَرِّ كُلِّ نَفْسٍ أَوْ عَيْنٍ حَاسِدٍ اللهُ يَشْفِيْكَ بِاسْمِ اللهِ أَرْقِيْكَ

“Dengan Nama Allah aku meruqyahmu, dari segala sesuatu yang mengganggumu, dari kejahatan setiap jiwa, atau ‘ain yang dengki, Allah yang menyembuhkanmu, dengan Nama Allah aku meruq-yahmu.” (HR. Muslim, kitab as-Salam (2186))

Beliau melarang tindakan ruqyah yang mengandung syirik dan mengajarkan penggantinya,

بِاسْمِ اللهِ أَرْقِيْكَ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ يُؤْذِيْكَ مِنْ شَرِّ كُلِّ نَفْسٍ أَوْ عَيْنٍ حَاسِدٍ اللهُ يَشْفِيْكَ بِاسْمِ اللهِ أَرْقِيْكَ

“Hilangkanlah penyakit, (wahai) Rabb manusia, sembuhkanlah, hanya Engkau yang Maha Menyembuhkan, tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan (yang berasal dari) Mu, kesembuhan yang tidak menyisakan sakit yang lain.” (HR. Al-Bukhari, kitab ath-Thibb, (5675), dan Muslim kitab as-Salam (2191))

Dan di antara ruqyah tersebut adalah membaca,

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ وَمِنْ شَرِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ شَرِّ عَيْنٍ لاَمَّةٍ وَمِنْ شَرِّ مَخْلُوْقَاتِ اللهِ كُلِّهَا عَامَّةً

“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan apa yang diciptakan,a) dari kejahatan setan dan binatang berbisa, dari kejatahatan mata (‘ain) yang mencela,b) dan dari kejahatan semua makhluk Allah secara umum.”

Dan beliauصلی الله عليه وسلمbersabda,

“Apabila seseorang dari kalian mengeluh (rasa sakit), maka hen-daklah ia meletakkan tangannya di tempat yang sakit dan membaca, ‘Aku berlindung dengan keperkasaan Allah dan kekuasaanNya dari kejahatan yang aku dapatkan dan aku takuti.” (HR. Muslim, kitab ath-Thibb (2202))

Dan lain sebagainya.

Catt:
a) HR. Muslim, kitab adz-Dzikr wa ad-Du’a (2708). Dari Khaulah binti Hakim as-Salmiyah رضي الله عنها, ia berkata, “Saya mendengar Rasulullah صلی الله عليه وسلم bersabda, ‘Siapa yang singgah di suatu tempat, kemudian membaca, ‘Aku berlindung kepada Allah dari kejahatan apa yang diciptakan’ niscaya tidak ada sesuatu yang membahaya-kannya hingga ia meninggalkan tempatnya tersebut’.”

b) HR. Al-Bukhari, kitab Ahadits al-Anbiya’ (3371), dari hadits Ibnu ‘Abbas رضي الله عنه, ia berkata, “Nabi صلی الله عليه وسلم memohon perlindungan untuk Hasan dan Husain dan bersabda, ‘Sesungguhnya ayah (nenek moyang) kalian memohon perlindungan untuk Ismail عليه السلام dan Ishaq عليه السلام dengan keduanya ‘Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah سبحانه و تعالى yang sempurna dari setiap setan dan binatang berbisa, dan dari setiap mata (‘ain) yang mencela’.”Rujukan:
Fatwa Syaikh Abdullah al-Jibrin. Disalin dari buku Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 3, penerbit Darul Haq.

Kategori: Jin – Ruqyah
Sumber: http://fatwa-ulama.com

Dibuat oleh SalafiDB http://salafidb.googlepages.com

About hang puriah

Alhamdulillah Segala Puji hanya milik Allah Azza Wajalla yang telah melimpahkan nikmatNya [ Nikmat Iman, Islam, dan As-Sunnah ] | Shalawat dan salam tercurah kepada Nabi Sholaulah 'alaihi Wasalam | Allahumma Sholi'ala Muhammad waalaali muhammad | dan Mereka-Mereka [ salaf dan khalaf ] yang menggadaikan hidupnya untuk mempelajari memahami agama yang Haq ini sehingga kita di akhir zaman ini mendapatkan cahaya-cahaya islam | Biiznilaah | Semoga Allah Azzawalla merahmati mereka semua | Dan Seindah-indah nikmat adalah nikmat hidup dan mati di atas As-Sunnah | Karena inilah jalannya yang tertunjuki yang dibawa Nabi Sholaulah 'alaihi Wasalam | mari kita mengikuti mereka selangkah demi selangkah | Walaupun kita (khusus lebih khusus) tidak berilmu, dan tidak akan sanggup beramal (istiqomah) seperti mereka, waallahu waliyy at-taufig

Posted on April 5, 2013, in Jin-Ruqiah. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: